Rabu, 25 Juni 2014

Jangan Menyerah

pernah satu masa dalam hidupmu
kau bertekad untuk berjuang hingga akhir
semangat, tekad, apapun kau lakukan
untuk mengubah mimpimu jadi kenyataan

mimpi, telah kau teguhkan dalam hati
emosi, kau bakar dengan visi dan misi
pencaci, coba kau bungkam dengan aksi
semuanya, untuk kesuksesan yang kau cari

namun, waktu demi waktu telah berlalu
jalan yang kau tempuh masih belum nampakkan hasil
wujud mimpimu masih tertanam dalam ilusi
suara tekadmu mulai surut dan sunyi

lelah, kau mulai berpikir untuk kalah
letih, luka mentalmu semakin bertambah parah
hei kawan, sebelum berhenti mengejar mimpi
dengarkan senandungku, ditemani secangkir kopi

*jangan menyerah, atas mimpi-mimpimu
jangan menyerah, atas khayalan itu
jangan menyerah, yakin bisa
jangan menyerah, hingga tuhan menjawab ya
atas mimpimu
tetap bertahan

kutahu ku akui jalanmu memang berat
penuh tantangan dan godaan yang mengancam
namun, ku yakin kau mampu bertahan
hingga akhirnya kau tahu makna setiap butir keringat yang kau tumpahkan

never give up
camkan tekad ini dalam dirimu
never give up
jangan biarkan putus asa menghentikanmu
kau adalah pemenang bukan pecundang
kau adalah legenda yang tak ternilai harganya

kau jatuh, kau bangun
terhempas, kau balas
tersandung, kau bangkit
terbentur, kau dobrak

bakar semangatmu kawan, tanpa batas

hingga mimpimu akhirnya berbalas

Selasa, 24 Juni 2014

Pentingnya Passion

"Jalan satu-satunya untuk benar-benar puas adalah melakukan apa yang anda yakini sebagai karya besar. Dan, satu-satunya jalan untuk melakukan yang besar adalah dengan mencintai apa yang anda kerjakan."(Steve Jobs).

Banyak syarat yang dibutuhkan seseorang dalam dirinya untuk meraih kesuksesan. Dan passion menurut Richard st. John dalam bukunya 8 to be great merupakan hal pertama yang harus dimiliki. Sebab, dengan adanya passion, maka pekerjaan yang kita lakukan akan terasa mudah, karena kita mencintai apa yang kita lakukan. Jadi singkatnya, seseorang dikatakan memiliki passsion ketika dia melakukan suatu hal karena cinta, bahkan ketika dia tidak dibayar sekalipun.

Mereka yang berhasil sampai ke puncak , tidak peduli musisi atau koki yang handal atau pemimpin perusahaan, adalah mereka yang melakukan apapun yang mereka cintai, bahkan meski mereka tidak dibayar."(Quincy Jones, Composer legendaris).

Passion adalah keran pembuka untuk syarat-syarat kesuksesan yang lainnya seperti kerjakeras, fokus, ketekunan, sikap tidak pernah mau menyerah, dan lain sebagainya. Passion yang membuat seseorang bertahan dalam impiannya meski ketika keadaan tidak sesuai dengan yang diharapkannya. Passion jugalah yang membuat seorang Michael Jordan tidak menyerah untuk terus bermain basket meski dia dikeluarkan dari tim basket di kampusnya.

"Aku bermain basket karena aku mencintainya, kebetulah saja aku dibayar...".(Michael Jordan).

Tapi, meskipun passion sangat penting, tidak semua orang tahu apa passionnya. Bagi yang tidak tahu apa passionnya, teruslah mencari. Berikut langkah untuk menemukan passion yang kita miliki.

1. Buat checklist tentang hal kita sukai untuk dilakukan.
Apapun itu, asalkan anda menyukainya, tuliskan kedalam kertas tersebut. Jangan pikirkan tentang itu berguna atau tidak. Jika anda tidak keberatan untuk melakukan hal tersebut tanpa dibayar, bahkan kalau harus membayar sekalipun, maka tuliskanlah.

2. Buat skala prioritas.
Dari sekian banyak hal yang anda sukai tersebut. Urutkan dari yang paling anda sukai dan beri skala 1 - 10 masing-masingnya. 

3. Bergabunglah dengan komunitas yang berhubungan dengan yang anda sukai tersebut. 
Mulailah bergabung dengan komunitas untuk hal yang paling anda sukai. Kalau misalnya setelah bergabung dengan komunitas tersebut anda merasa disini bukanlah passion anda, pindahlah ke urutan yang no 2.

Contoh : urutan pertama dalam checklist adalah adalah anda senang menonton film. Untuk itu cobalah bergabung dengan komunitas movie maker. Kalau anda merasa cocok teruskanlah, tapi kalau tidak pindah ke urutan yang no 2. Dan begitu seterusnya.

4. Teruslah Mencari.
Kalau anda belum menemukan apa passion anda, pilihan satu-satunya terusah mencari. Banyak sekali orang sukses yang menemukan passion setelah mencoba banyak hal dalam hidupnya. Dan tidak jarang mereka menemukannya secara kebetulan.

"Aku tidak tahu kemana arah perjalananku ini, tetapi aku sedang menuju kesana."( Carl Sandburg, penyair dan pengarang).

"Aku dahulu tidak terlalu tahu apa yang kuinginkan dalam hidup ini. Aku pernah menjadi seorang penguji produk, petugas penjara, seorang montir. Aku tahu aku lebih menyukai yang ini."( Dan Aykroyd, aktor populer).

"Aku tersandung ke dalam dunia komputer personal, dan menemukan sesuatu yang aku sukai.".( Mitch Kapor, pendiri Lotus).

"Aku terjatuh ke dalam industri kesehatan karena ada yang tidak hadir, dan akhirnya aku diterima di fakultas farmasi, kemudian akhirnya aku kecanduan."( Aman Gupta ,CEO imprimis life).

Semoga membantu...

Daftar Pustaka : 8 To Be Great, Richard St. John

Senin, 19 Mei 2014

Pentingnya Impian Bagi Gue

dokpri

Impian adalah sebuah tujuan yang dengannya lo bakalan rela untuk terjaga hingga larut malam dan bangun lebih dulu dari matahari tanpa merasa berat sama sekali. Setidaknya begitulah defenisi impian menurut gue. Karena itulah yang gue rasakan saat ini, gue dengan bodohnya masih menulis disaat besok siangnnya gue ada ujian akhir semester. Ok, setelah nulis ini selesai gue bakalan belajar dikit :)*.

salah satu mamfaat memiliki impian mungkin masih banyak. Tapi, apa yang gue utarakan diatas merupakan bagian yang paling menyenangkan saat lo memiliki impian. Hidup terasa bergairah setiap harinya karena memiliki sebuah tujuan untuk dituju. Beda banget kalau lo nggak punya tujuan bro, rasa hampa pasti bakalan menghampiri lo cepat atau lambat.

Nggak gue pungkiri juga, kalau nggak setiap hati gue begini. Bersemangat berjuang untuk meraih impian gue menjadi penulis terbesar dan terkaya sepanjang masa di Indonesia. Pasti ada masanya gue menyerah dengan kebiasaan buruk yang gue telah bersarang dalam diri gue selama bertahun-tahun. Kebiasaan buruk itu adalah kebiasaan menunda dan malas.

Tapi, tahu nggak , impian guelah yang menarik diri gue keluar dari kebiasaan buruk tersebut. Pada saat mood gue sedang bawaannya pengen tidur mulu, impian guelah yang berkata “ eh bro katanya lo pengen jadi penulis terbesar, mana mungkin lo bisa kalau tidur-tiduran disaat seperti ini”. Atau saat gue baru aja mendapatkan anime yang bagus dari teman gue, “ impian gue yang mematikan laptop gue dan mengingatkan gue untuk belajar agar nantinya bisa menulis dan menerbitkan buku dalam bahasa Inggris dan Jepang.Bisa dibayangkan kan gimana enaknya punya impian.

tapi bro, mengejar impian itu nggak semudah yang lo bayangin. Lo bisa lihat betapa banyak orang yang punya impian tapi kemudian menyerah ditengah jalan”.

Gue akui dan tidak mengingkari apa yang lo bilang itu sob. Bahkan guepun sering berpikir untuk menyerah dalam mimpi gue. Kalau gue yang sering membikin semangat gue down saat melihat orang lain yang tulisannya lebih bagus dari gue. Saat itulah percaya diri gue langsung turun. Gue berpikir bisa nggak ya gue nulis yang kayak gini , dan kalimat-kalimat negatif lainnya yang muncul menyerbu semangat gue.

Sangat sulit, gue akui juga sob, melawan pikiran negatif yang muncul di benak kita. Nah, hal yang sering gue lakuin adalah langsung melawannya dengan pikiran positif yang membantah pikiran negatif tersebut. Setelah itu gue langsung memfokuskan pikira gue kepikiran-pikiran gue yang positif tersebut sambil mengambil tindakan.

Ada satu lagi hal yang cukup efektif menurut gue dalam melawan pikiran negatif tersebut. Yaitu berkata dalam hati “emang gue pikirin”atau “bodo amat” dan langsung menambil tindakan yang mengarah kearah impian kita dan berfokus kepada tindakan kita tersebut.

Emang sulit, tapi disitulah proses yang harus kita lalui dalam mengejar impian. Gue juga sering kok terjatuh ke dalam lubang yang gue sebutkan diatas menunda dan malas. Tapi, sekali lagi sob, impian gue menyadarkan gue kalau ada hal yang lebih berguna yang bisa gue lakuin selain tidur-tiduran dan menonton tv.

Udah dulu sob gue mau belajar setelah ini karena gue juga punya impian lain, yaitu tidak ingin menjadikan uang yang orangtua gue habiskan untuk pendidikan gue jauh-jauh sia-sia. Gue pengen memberikan hadiah yang berharga kepada mereka berdua nantinya, apa itu, nanti saja dilain kesempatan gue kasih tahu.

Dan nantikan kehadiran gue sebagai penulis terbesar dan terkaya sepanjang masa di Indonesia.


Pengakuan Seorang Generasi Nilai

beberapa waktu lalu dalam sebuah presentasi dikelas teman saya memaparkan hasil penelitiannya tentang kesulitan belajar anak SMU dalam mata pelajaran bahasa Jepang. Setelah melakukan wawancara, disimpulkan bahwa anak-anak SMU yang di wawancarainya itu sama sekali tidak tertarik dengan pelajaran bahasa Jepang. Yang menarik adalah ketika ditanya bagaimana caranya mereka tetap dapat nilai yang bagus mereka menjawab

tenang aja, udah ada bagiannya masing-masing kok” jawabnya dengan santai.

Kemudian teman saya tersebut menjelaskan kalau dikelas anak yang ditelitinya tersebut sudah ada joki yang membantunya. Joki disini merupakan teman yang ahli dalam mata pelajaran tertentu yang setiap kali ada ujian atau ulangan dia akan membagikan hasil jawabannya kepada setiap orang dikelasnya. Dengan cara inilah anak tersebut bisa mendapatkan nilai bahasa Jepang yang bagus dirapor tapi tidak dikepala.

Saya tertawa nyaris terbahak mendengar hasil penelitian yang dipaparkannya karena teringat masa sewaktu SMU dulu. Sayapun dan sebagian besar teman sayapun melakukan hal yang sama. Meskipun tidak sesistematis anak-anak yang diteliti oleh teman saya tersebut. Tapi, saya pastikan kalau sebagian besar nilai 8 koma yang ada dirapor SMU saya merupakan hasil dari mencontek.

Lalu mungkin ada teman-teman yang heran kok nggak malu sih mengakui kalau nilai rapor SMU saya, SMP juga sih sebenarnya, didapatkan dari hasil yang tidak jujur...?. Sebelum saya menjawabnya, ada baiknya teman-teman memikirkan kenapa saya bisa mencontek tanpa rasa bersalah sama sekali.
  1. Lingkungan yang mendukung.
    Bagaimana mungkin saya bakalan tahan godaan kalau sebagian besar teman saya melakukan kerjasama yang “menyenangkan ini” dalam setiap ujian. Saya yang golongan otaknya tidak terlalu ajaib bakalan berpikir buat apa saya rajin-rajin belajar kalau ada cara yang lebih mudah. Inilah yang disebut oleh guru biologi saya simbiosis mutualisme, hubungan saling membutuhkan. Semuanya demi satu hal , nilai.
  2. Banyaknya jam pelajaran.
    Indonesia, dalam sebuah artikel saya baca merupakan negara yang memiliki jam pelajaran disekolah tertinggi didunia. Yaitu 220 hari dalam setahun. Bisa dibayangkan betapa bosannya hidup kalau dihabiskan dengan belajar dan belajar.
    Bukanlah hal yang mengherankan kalau saya sering pulang saat hari sudah senja dan tertidur lelap sesudah isya karena kelelahan. Tentu saja tidak sempat ngerjain PR yang sedikit dari guru. Lalu , kapan ngerjainnya...?, jangan khawatir, teman-teman saya benar-benar mengaplikasikan sila ke 3 dalam kehidupannya kok. datang aja lebih awal dari biasanya, dan mereka sudah standby didalam kelas dengan PR dan jawabannya sekaligus. Lihat, berkorban datang lebih pagi dari biasanya sudah biasa bagi saya. Semua untuk satu hal, nilai.
  3. Tidak tahu kenapa belajar mata pelajaran itu.
    Saya sewaktu SMU sekolah dimadrasah yang mata pelajarannya nyaris 20 mata pelajaran. Nah, saking banyaknya tentu saja saya bakalan mikir penting tidaknya saya belajar mata pelajaran tersebut. Sehingga, untuk pelajaran yang saya tidak sukai dan tidak tahu kenapa saya belajar pelajaran tersebut, saya tidak pedulikan sama sekali. Walaupun bukunya ada, tapi buku tersebut cuma menjadi pajangan di dalam kamar saya. Tapi, tetap saja nilai saya diatas rata-rata meski saya tahu pelajaran tersebut cuma nama mata pelajarannya doang. Semua itu demi satu hal, biar mama dirumah nggak marah-marah.#ehm...
  4. Agar dapat ranking yang tinggi.
    Ini nih alasan yang paling sering membuat anak-anak yang tulus menuntut ilmu dan tidak mau “bekerjasama” menjadi mencak-mencak. Gimana nggak, mereka yang sudah mati-matian belajar dirumah dan disekolah. Nilai mereka didahului oleh orang-orang yang kerjanya kayak saya, main mulu tapi tetap dapat nilai bagus. Gimana lagi, nilai anda disekolah tidak terletak dikejujuran anda sob, tapi dari nilai diatas kertas. Sekali lagi, semua itu karena nilai.
  5. Kalau nilai nggak cukup nggak lulus sob ! #ColekUN.
    google aja di yahoo, pasti udah banyak yang nulis soal monster sekolah yang satu ini. Untuk menaklukan monster ini membutuhkan nilai yang tinggi. Karena itulah kerjasama yang menyenangkan itu terjadi lagi. Namun skalanya aja yang beda, bukan antar murid lagi, antar sekolah.
Sebenarnya masih banyak lagi sih hal yang menjadi alasan kenapa prilaku mencontek itu merajalela.tapi saya rasa penyebab utamanya adalah sistem pendidikan di Indonesia yang berorientasi nilai dan tidak terarah. Tidak terarah karena banyaknya mata pelajaran dan lamanya jam sekolah seperti yang saya sebut diatas.
Ok , karena tangan sudah pegal saya akan memberikan alasan kenapa saya ngasih tahu darimana nilai rapor saya tersebut.
  1. itu semua udah menjadi sejarah masa lalu.
  2. Saya menyadari kalau mencontek itu buruk karena saat kuliah inilah saya mendapatkan akibatnya. #mending berhenti sakarang deh bagi yang nggak mau rugi.
  3. Mencontek tersebut sudah menjadi hal umum di Indonesia sehingga saya yakin anda yang membaca tulisan ini sebagian besar akan berkata dalam hati “ saya juga seperti ini”. #ayo ngaku.
Yup sekian dulu untuk hari ini, salam....

Minggu, 20 April 2014

I will live my dreams


Mimpi adalah kunci

Untuk kita menaklukkan dunia

Berlarilah,tanpa lelah

Sampai engkau meraihnya

                             Nidji, Laskar pelangi

Mempunyai sesuatu yang ingin di capai merupakan syarat mutlak untuk menjadi orang yang besar. Setidaknya itulah yang aku rasakan saat membaca kisah-kisah manusia luar biasa yang tidak hanya mampu mengubah diri mereka menjadi lebih baik, tapi juga dunia. Dan aku ingin seperti mereka. Namun, aku tahu untuk mewujudkan cita-cita yang besar membutuhkan hati yang lebih kuat dari besi dan urat syaraf yang lebih keras dari baja.

Hal ini membuatku teringat dengan ucapan nabi muhammad ketika pamannya memberitahu tawaran orang-orang yang menentangnya. Mereka bersedia menjadikan nabi muhammad sebagai raja di mekkah, mengelilinginya dengan wanita-wanita cantik, harta, dan apapun itu asalkan beliau menghentikan penyebaran agama yang dianutnya. Namun, dengan tegas nabi muhammad menolaknya sambil berkata

“ paman, andaikan mereka memberikan matahari di tangan kananku dan bulan di tangan kiriku, aku tidak akan berhenti hingga Allah memenangkan agama ini, atau aku mati karenanya....!”.

Dengan tekad berani mati itulah nabi muhammad terus melanjutkan menyebarkan agama islam dikota makkah. Hasilnya, hanya dalam waktu kurang dari 100 agama islam telah membawa pengikutnya mendirikan sebuah imperium besar yang gemanya mencapai setiap pelosok dunia.

Cita-citaku mungkin tidak seperti cita-cita nabi muhammad yang harus membuatnya mempertaruhkan nyawa untuk mewujudkannya. Demikian juga, tantangan yang harus aku hadapi tidak juga seperti yang nabi muhammad alami. Namun, sebagai seseorang yang mengaku pengikutnya, aku pantas merasa malu. Karena, aku sadar, saat ini aku adalah seseorang bermimpi menjadi orang besar namun bertindak bagaikan pecundang.

Oleh karena itu aku putuskan kalau mulai malam ini aku akan mengubah sikapku. Dari sekarang,Tidak ada lagi yang namanya menunda-nunda untuk impian yang sudah aku canangkan semenjak beberapa tahun yang lalu.

Aku mempunyai impian untuk menjadi penulis terbesar sepanjang masa di Indonesia. Maka mulai dari sekarang akan bertindak seperti seorang penulis besar. Mulai hari ini aku memutuskan untuk menulis setidaknya, 6 jam sehari apapun yang terjadi.

Tapi, aku tahu, jalan menuju impian yang besar itu memang berat. Dan bakalan banyak yang menertawakan dan meremehkan. Tapi, yah, itulah resiko yang harus aku hadapi. Mereka yang menertawakan tersebut tertawa karena melihat diriku yang saat ini, tidak diriku 5 tahun yang akan datang. Aku tahu bagaimana aku 5 tahun yang akan datang tergantung bagaimana aku bertindak mulai hari ini. Karena itulah aku bertekad mulai hari ini untuk berjalan menuju impianku tersebut.

Untuk mencapai target yang besar, tentu tidak mungkin bisa tercapai dalam waktu singkat. Semua orang tahu itu. Butuh kerja keras dan determinasi yang luarbiasa untuk tetap bertahan saat keadaan tidak seperti yang diharapkan. Aku sudah beberapa kali berada dalam keadaan ini, dan aku menyerah. Tapi, tidak kali ini untuk selamanya. Aku tidak akan menyerah lagi, tidak akan.

Beberapa hari yang lalu sebenarnya aku telah berniat berubah, aku buktikan dengan membuatdaftar list apa saja yang ingin aku capai dalam waktu 5 tahun ini. Namun, saat itu aku hanya menulisnya dan tidak ada tindakan lebih lanjut. Aku malah asyik main game hingga tanpa terasa 3 hari berlalu. Hal yang patut untuk dijadikan pelajaran.

Baiklah sebelum aku tuliskan apa saja impian yang ingin aku raih dalam 5 tahun ke depan. Aku yakin, aku bisa mewujudkannya. Dan siapapun yang membaca ini, silahkan tertawa, menganggapnya tidak mungkin, mengataiku sebagai seorang pengkhayal, apapun itu silahkan. Tapi, aku yakin akulah yang tertawa paling akhir.
Sebelum tahun 2019 berakhir aku sudah
  1. Menulis 30 buku international best seller dan menerbitkan beberapa diantaranya.
  2. Menulis 1000 puisi.
  3. Menulis 500 cerpen.
  4. Menulis 500 artikel.
  5. Menulis 100 lagu.
  6. Bertemu dengan yagami kumi, kizaki yuria, dan mayuyu di jepang.
  7. Mempunyai ribuan pembaca blogku setiap harinya.
  8. Mempunyai 1 juta teman followers.
  9. Sudah mempunyai kebebasan finansial hanya dengan buku-buku yang aku tulis.
Aku tahu dilihat dari sisi manapun dengan kondisiku yang saat ini akan terlihat mustahil. Tapi, hei, semua orang juga tidak akan pernah menyangka kalau tukang reparasi sepeda mampu membuat pesawat terbang pertama di dunia. Atau bahkan orang tuli sekalipun bisa menjadi musisi legendaris dunia yang karyanya masih bersenandung hingga saat ini.

Kalau mereka bisa, tentu saja aku juga bisa. Aku akan buktikan kepada dunia kalau ada seorang pemuda dari indonesia yang pantas di masukkan kedalam sejarah sebagai salah seorang penulis terbesar yang pernah tuhan ciptakan.

Jadi pada akhirnya, sekali lagi aku tidak peduli orang-orang memberi komentar atau tidak. Mendukungku atau tidak. Ini semua tentang aku dan mimpi-mimpiku, Bukan tentang aku dengan orang lain. Pada akhirnya..., I just wanna enjoy the journey baby.... ! :})
bismillah.....

Kamis, 03 April 2014

Tentang Cinta ( Bagian 2)

 twicsy.com
Sampai sekarang gue masih ingat saat-saat pertama kali hati gue berdedak kencang saat melihat orang yang mengisi hati gue selama 3 tahun di Man 2 bukittinggi. Setelah gue analisis dengan bertapa sambil kayang. Gue mendapatkan beberapa alasan kenapa Rara terlupakan saat itu juga...

alasan pertama mungkin adalah gue dari dasar hati benar-benar bertekad untk ngelupain Rara. Sehingga mungkin secara tidak sadar hati gue mencari penggantinya yang baru. Mungkin karena itulah dia langsung berdetak cepat ketika mendapatkan sinyal-sinyal cinta yang begitu kuat.#aps sih...!

Alasan kedua adalah matanya yang besar seperti bayi terlihat sangat imut dimata gue Apalagi ditambah pipinya yang chubby, memerah saat tertawa dan malu, membuatku terpaku untuk beberapa saat.

#Setelah itu gue langsung mengunjungi tukang tambal ban terdekat.
Alasan yang ketiga dan yang paling nggak bisa membuat gue lupa padanya adalah karena dia yang paling pendek diantara teman-temannya.

Oh ya gue belum memberitahu siapa namanya padamu. Seperti biasa untuk menghormati privasi dan mencegah perang dunia 3 gue memberinya nama samaran, sebut saja dia Nuri. Walaupun gue udah memberi nama samaran gue yakin teman-teman satu angkatan gue waktu Man dulu tahu siapa orangnya.

#siap-siap kabur ke singapura.

Walaupun gue hati gue udah memutuskan untuk menyukainya. Tetap saja, seperti cinta kepada Rara yang sudah pupus. Gue tetap cuma bisa mengagumi dan memandanginya dari jauh. Gue benar-benar lemah kalau masalah bicara dengan cewek. Asal tahu saja, gue ini benar-benar susah untuk bicara dengan cewek cantik, apalagi cewek cantik yang gue sukai.


Tapi, pengalaman gue dengan Rara dimasa lalu membuat gue bertekad untuk mengubah ketakutan gue untuk bicara dengan lawan jenis yang cantik. Salah satu kenangan yang gue ingat tentang susahnya gue berbicara Nuri saat kelas 1. Ketika itu gue sedang duduk sendiri di meja depan kelas, melamun. Nah, saat gue sedang enak-enakan pengen mencoba tidur, tiba-tiba saja, Nuri, duduk di kursi kosong di samping gue.

#Mendadak terjadi gempa setempat dihati gue.

Saat itu gue benar-benar gugup, apalagi saat itu dia mencoba memancing pembicaraaan dengan gue. Tapi, karena gugup ucapan yang keluar dari mulut gue cuma menjawab seadanya kayak pilihan ganda. Mungkin dalam hai dia berkata”tasandek ba a kecek ang ko cok...”,ngomongnya kok tersendat-sendat kayak gitu sih bro”.

Mungkin karena bosan, dengan tanpa suara perlahan dia berjalan menjauh. Meninggalkan gue yang dengan begonya membuang kesempatan untuk lebih dekat dengannya. Gara-gara itu, gue semakin bertekad untuk lepas dari jebakan perasaan minder yang tidak jelas dalam masalah berbicara dengan lawan jenis.

Akhirnya setelah beberapa bulan dengan bantuan teman akrab gue yang ahli dalam soal sosialisasi, gue akhirnya bisa berbicara dengan nuri secara normal. Saking normal gue tanpa sadar terperangkap ke dalam zona yang merah yang paling ditakuti oleh para pengemis cinta, friendzone.

#The moment of silent , please

Lalu, disaat-saat gue cuma bisa memandangi dan mengaguminya dari jauh tiba-tiba petaka datang. Semuanya berawal di suatu pagi yang cerah pada waktu gue kelas 2 , burung murai berkicau dengan bahagia dan gue tidak seperti biasanya datang ke sekolah lebih awal. Pada saat itu, temen gue dekat gue sejak kelas satu datang dengan wajah yang sangat gembira menyapa gue. Karena gue nggak mau dia jadi terkenal, gue kenalkan dia dengan nama Ajeng sang pencari cinta. Bukan karena apa gue ngasih nickname ini, gara-gara dialah gue tertular jadi penulis puisi hingga sekarang.

Wan … ,” kata Ajeng menunjukkan giginya yang menderita setelah 3 tahun tidak terkontaminasi pepsodent..

Apa …?” tanya gue dengan heran melihat kegembiraannya yang seperti habis di godain om-om tukang ojek dekat rumahnya.

Gue punya berita gembira buat lo...” katanya sambil tertawa ngakak. Firasat gue mengatakan ini bukan kabar baik.

Apaan....?” tanya gue sambil berdoa kalau berita “baik” tersebut benar-benar berita baik.

si Nuri udah jadian sama ketua osis kita....” katanya menepuk-nepuk pundak gue sambil tertawa ngakak melihat tatapan wajah gue yang kosong.

Gue benar-benar tidak percaya dengan apa yang Ajeng katakan barusan.

gue serius bro..., sabar ya....” katanya masih menepuk-nepuk pundak gue walau wajahnya diubah menjadi terlihat sedikit prihatin.

Jeng....” kata gue menatap ajeng dengan tatapan mata lemah dan tubuh yang seakan kekurangan darah.

apa....?” tanya lembut , seolah tahu kalau hati gue terguncang dan tidak bisa menerima kenyataaan.

lo punya golok nggak …”
-___-

Sejujurnya gue benar-benar hancur untuk beberapa waktu. Yah, sulit bagi gue untuk bersikap biasa saja setelah tahu kenyataan itu. Apalagi gue berada dalam satu kelas yang sama dengannya. Tapi nggak ada yang bisa gue lakuin selain mengucapkan mantra kampret dari jauh saat mereka bermesraaan di bawah pohons cemara disamping lapangan upacara. Biasanya disaat-saat seperti itu gue bakalan langsung mengalihkan pandangan ke langit , menatap awan-awan yang berarak, kemudian menari tarian hujan sambil teriak-teriak”AYAMKU MANA....!”.

#keesokan harinya tertulis kabar dikoran seorang anak tewas disambar petir saat sedang menarikan tarian hujan.

Walau bagaimanapun gue ini orangnya sportif. Gue bukanlah tipe orang teman makan teman. Paling banter gue cuma nebar paku dijalan yang pacarnya lewatin ,dapet dari gaji tukang tambal ban lagi.

#Lumayan buat beli tisu buat nangis di wc sekolah.

Jujur, meski gue sempat terluka selama beberapa waktu. Pasti akan tiba saatnya dimana gue harus merelakan kenyataan dan maju kedepan.

Untuk menunjukkan keikhlasan kalau gue rela melepas nuri sebagai gebetan,iya, gebetan. Maka, Suatu hari gue minjam catatannya. Kemudian dimalam harinya, Ditengah terangnya lampu kamar gue yang berwarna putih suci, Gue mencurahkan isi hati gue kepadanya dengan sebuah puisi kerelaan. Gue menulis puisi ini dengan airmata menggenang, sampai rumah gue kebanjiran setinggi paha ayam dewasa, dan tetangga gue ngamuk gara-gara itu.

Setelah selesai menulis puisi yang berisi perasaan gue , gue langsung tidurnya dengan hati yang lega.

-__-
Paginya, setelah menguat-nguatkan diri dengan meminum 3 butir obat kuat merek viagyeahhhh. Gue mendekat ke arah meja tempat Nuri duduk. Gue lihat dia agak kurang enak badan, melihatnya begitu, langsung tanpa mikir panjang gue memeluknya.

#Gue bakalan disantet kalau yang diatas itu beneran.

Lo nggak apa-apa...?”tanya gue sok tulus.

Dia cuma mengangguk lemah.

Ntar lihat bagian belakang catatan lo ya...”kata gue dengan lembut. Saking lembutnya gue anginpun tidak tahu apa yang gue ungkapkan.

Kembali dia mengangguk lemah. Gue membalasnya dengan senyuman terhangat yang gue bisa. Walau gue tahu hati gue trenyuh saat melihat senyuman itu.

Andaikan.....” bisik hati gue yang membuat mata gue ragu untuk tidak menanggapinya, basah.

By the way inilah puisi yang gue tulis dengan hati untuk nuri

Aku Rela…

dimalam yang cerah tanpa noda

bintang bersinar indah tak terkira

nyanyian jangkrik merdu membahana

tak mampu menjadi obat lara

aku merenung seorang diri

meringis meraba hati

saat diriku menyadari

diriku bukan yang kau cintai

mungkinkah aku bisa melupakanmu

disaat cemburu berbalut rindu

disaat sakit belum berlalu

disaat hatiku mendamba hatimu

biarlah…kuikhlaskan hati ini

aku rela melepasmu dewi

kuharap cintaku padamu abadi

cinta tak harus memiliki

Gimana , begitu indah dan memilukan bukan. Gue akui gue tangan gue sangat berat menulis bait terakhir. Cinta tak harus memiliki, adalah ungkapan klasik seorang pecinta yang gagal mendapatkan hati orang yang dicintainya. Ibarat kata pepatah, seseorang jomblo bukan berarti dia tidak mengenal cinta, dia cuma belum bertemu takdir yang tepat.

Akhirnya, setelah memberikan puisi kerelaan tersebut gue tidak lagi mengharapkan lebih dari sekedar teman. Tapi, tetap saja mustahil untuk melupakannya. Bagaimana mungkin gue bisa ngelupain dia kalau setiap hari gue ketemu dengannya di dalam kelas. Bahkan setelah beberapa bulan kami melepaskan baju putih abu-abu gue sempat-sempatnya membuat puisi untuknya.

Harapan Tanpa Makna
ditengah keramaian malam ini
Kesendirian menerpa hati
aku merenung terbawa mimpi
tak mau lepas darimu dewi
aku telah mencoba menyapa hatimu
dalam setiap waktu berjumpa denganmu
bahkan dalam khayalku selalu
namun apa dayaku
cintamu bukan untukku.
Kukenang kembali saat bertemu denganmu
kamu yang terindah diantara bunga yang ku tahu
hanya kamu yang mampu membuatku merindu
dan hanya kamu juga yang mampu membuatku hatiku pilu
Tawamu bagaikan gambaran bidadari
senyummu melukiskan pelangi
semua itu hanya bisa kunikmati
tak pernah bisa kumiliki
Kuingat saat seseorang menyatukan hatimu dengannya
bagiku dunia seakan berputar tanpa makna
aku seperti berjalan tanpa nyawa
bersembunyi dibalik kepalsuan senyum dan tawa
hatiku terasa sakit sekali
berharap semua itu hanya mimpi
dan ketika aku bangun esok pagi
semua normal kembali.
Namun Harapan tinggallah harapan
memilikimu tetaplah hanya bisa kulakukan dalam khayalan
dan dengan kepingan hati dalam dekapan
aku bertahan untuk mencintaimu walaupun tanpa harapan.

Puisi ini sempat mau gue bacakan ke dia sambil di iringi lagu michael jackson yang ada aw-aw nya itu. Tapi, setelah gue pikir-pikir gue bakalan terlihat ngarep banget kalau puisi ini gue bacain untuk dia,padahal emang iya sih. Yah, setelah berpikir panjang 3 hari 3 malam di tengah kegalauan pengen kuliah dimana, gue memutuskan untuk menghapus nomor hape Nuri selamanya dari hape gue.

#walau beberapa hari kemudian gue minta lagi kepada seorang teman.

#hati gue benar-benar belum ikhlas buat ngelepas dia bahkan no hapenya sekalipun.

Sekarang saat ini sudah 2 tahun berlalu sejak terakhir kali gue ngeliat Nuri. Cinta yang dulunya begitu kuat ternyata tidak mampu mengalahkan derasnya laju waktu. Gue udah sanggup dengan bebas ngelupain nuri walaupun tetap menghubungi kontak dengannya.

Cinta gue sama Nuri mungkin sudah pupus, tapi tidak tertutup kemungkinan akan bersemi lagi di masa yang datang. Yah, masa depan itu penuh misteri bukan...?. sekarang , gue sudah kuliah semester 2 jurusan Pendidikan Bahasa Jepang, UPI Bandung. Untuk sementara ini tidak ada cinta yang benar-benar nyata datang dalam hidup gue. Tapi kalau menyukai Mayuyu, Yagami kumi, dan Kizaki yuria bisa disebut cinta, maka jatuh cinta terhadap 3 orang negeri seberang lautan benar-benar cinta yang bodoh. Namun, gue rasa nggak masalah, sepanjang gue nggak suka sama cowok tomboy aja.

Yap sekian dulu , pada catatan selanjutnya gue bakalan ceritain perjalanan gue merantau dari kota kecil di bukittingi menuju Kampung Inggris di Pare, Pulau Bali, kota pendidikan Yogyakarta, hingga berakhir dikota kembang, tempat gue kuliah saat ini.
じゃ、また 会いましょう
Bandung, 1 april 2014