Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 08 Oktober 2014

HUJAN

hujan,
tema yang tak lekang oleh waktu
pujangga bersyair tentangnya
penyanyi menuliskan simfoni untuknya
hati yang lara berharap hujan akan menghapus segalanya
hati yang berbunga berharap hujan menahan cintanya di tempat itu
berdua, hanya dia dan cinta
*
hujan,
begitu banyak cerita tentangmu
pahit dan manis
semuanya bermuara di satu titik
tempat dewi pelangi melambai indah
menghapus awan kelam
menyibakkan langit biru
di sambut jutaan jiwa yang murni
menatap tenang ke atas langit

Bandung, 08 oktober 2014

Kamis, 02 Oktober 2014

Teriakan Tumbal Reformasi

indonesia-raya.tumblr.com
mimpi-mimpi terbelenggu dendam
kenyataan adalah kepalsuan
negaraku tertatih
terlentang penuh darah
di tusuk oleh anak-anaknya sendiri

mana mungkin aku diam tak peduli
darahku mendidih untuknya
kebebasan pertiwi di rampas
suara rakyat di anggap sampah
tidakkah kau dengar
hei..., penghuni gedung rakyat

tidakkah kau dengar itu
jasad mereka telah membusuk,
tapi roh mereka tetap hidup dalam api sejarah
tumbal reformasi berteriak dalam kubur

Lawan...!
Lawan...!
Lawan...!

bersiaplah engkau tidur dalam  panasnya selimut pemberontakan

Bandung, 02 oktober 2014

Salahkah Aku

mereka bilang, hatiku terlarang untuknya
tapi, apa salahku jika aku berjuang untuk mendapatkan keinginan
entahlah, 
aku tidak peduli
rasaku adalah milikku
mimpiku adalah mimpiku
mereka tidak akan pernah mengerti
kecuali jika mereka jatuh ke lubang yang sama denganku
ah, sudahlah
biarkan saja putri yang memutuskan
siapa yang pantas jadi raja

Bandung, 02 oktober 2014

Dari Hati

kapsulpintar.com
Dari hati izinkan aku bernyanyi

bagiku kamu adalah dewi malam yang sempurna

seindah apapun bintang-bintang bersekutu di angkasa

saat malam datang kamulah bintang utamanya

jangan pernah kamu berkata “ aku tidak cantik, tidak indah”

sedangkan di saat yang sama, kamulah keindahan itu sendiri.

Setidaknya di hatiku pelipur lara

saat melamun akan mimpi

saat sibuk dengan kenyataan

dirimu seringkali datang tanpa aku ingin

menghangatkan setiap ruang kosong hatiku

apakah dirimu benar-benar merasukiku???

ataukah ini permainan setan yang mencoba menggangu perjalananku???

Bandung, 02 oktober 2014


Sabtu, 06 September 2014

Nasionalisme

Darah Garuda terbenam dalam bumi

membeku dan mengendap bersama tanah

mematikan setiap benih kemunafikan

memberi nafas butir-butir nasionalisme

aku menghirup pemberian itu

mengalirkannya ke setiap nadi jiwaku

merekatkan hati dengan setiap rongga tulang

menyatukannya dengan partikel perjuangan

memupuk dan menumbuhkan setiap mimpi

Minggu, 31 Agustus 2014

Masa Itu

suksesmasamuda19.blogspot.com

masa itu telah datang

bergelora dan penuh nyala

membakar jiwa setengah matang

mengguncang nurani kepekaannya

jangan biarkan masa itu layu

jangan biarkan ia menjadi debu

jaga ia untuk tetap membara

jaga ia untuk tetap hidup

sirami ia dengan idealisme bertanahkan kepedulian

biarkanlahlah ia berkembang menembus batas tradisi

biarkan ia menghujam bumi menancapkan sejarah

rawat dengan teliti

lindungi dengan hati

hingga ibu pertiwi tertawa bahagia menikmati buah baktimu untuk negri

Sabtu, 30 Agustus 2014

Sakit,,,

ada-akbar.com

menyendiri dalam balutan kekhawatiran

mengusik otakku dan merusaknya

aku gila akan khayalan masa depan

aku gila akan sayatan masa lalu

kebahagiaan telah ku renggut, 

kebodohan yang ku sadari

inginku menumpang kapal nuh

berlayar menjauhi imajinasi kelam

ku tak sanggup berkeliaran di dalam pusaran otakku sendiri

gila ,,,, 

aku benar-benar gila

Bandung, 30 agustus 2014 

Minggu, 27 Juli 2014

Secangkir Keinginan

pagi ini aku sendiri 

duduk tak melakukan apa-apa

di temani laptop pemberian mama

berkhayal tentang waktu 

semuanya terasa kosong

semuanya terasa hampa

aku merasa tak berarti

hidup tanpa karya

aku ingin bekerja

menempa tubuhku bersama keringat

aku ingin bertualang

bertemu orang baru

menyapa teman lama

mencicipi indahnya lekuk tubuh dunia

aku ingin berarti

membuat dunia tersenyum

membuat dunia menikmati cerita

aku ingin meninggalkan warisan

aku ingin seperti pohon

matipun bakalan jadi pupuk

aku ingin menjadi air

menjadi tenaga setiap makhluk

setidaknya aku ingin menjadi anak kecil

tak peduli akan pemikir

hingga aku bisa terbang menggapai keinginan diantara langit

tak peduli, 

takkan pernah peduli

kecuali terhadap sebuah senyuman di wajah



Selasa, 15 Juli 2014

Guratan Tinta Imajinasi Itu

14054097681049764520
google.com
kata-kata itu terucap tanpa lidah

cukup guratan tinta hitam diatas putih

meliuk lincah menggoyang waktu luang

halaman demi halaman

menenggelamkanku kedunia kedua

tempat segalanya seakan mungkin

cerita yang rumit bak labirin

liar, bagaikan rajutan laba-laba

saat dia sedang dimabuk cinta,

tak berdaya, nyaris buta dan tuli

menyedotku kedalam pusaran-pusaran imajinasi

membuatku tak ingin kembali

Senin, 14 Juli 2014

Di Tengah Perjalanan

rangtalu.wordpress.com
lelah dan bosan

hatiku sudah dari tadi berteriak

meracau menginginkan berhenti

berbalik pulang

duduk diteras rumah

menghirup secangkir kopi

tapi,

apakah aku rela perjalanan ini sia-sia

tapi,

apakah aku ingin kembali kejiwa yang lama

ketika yang baru terlihat begitu mempesona

dan

untuk apa aku berlari

saat mimpiku terbang tanpa tahu akhir 

tapi, 

bukankah harapan itu selalu ada

dan

bukankah bintang itu terlalu indah untuk dilupakan

dan

bukankah aku sudah merasakan sakitnya masa lalu

akh...

aku tidak ingin kembali 

aku ingin meninggalkan dunia lama

melihat dunia baru

meninggalkan jejak disana

dan 

itulah alasan kenapa aku terus berjalan

menyeret kaki menyusur tanah









Sabtu, 12 Juli 2014

Menanti Senja

gmezwara.blogspot.com
Senja itu tidak pernah datang

saat aku rindu akan lembutnya sentuhan bulan

mungkinkah sayup-sayup desir angin,

akan mengobati luka para pencari

aku masih terluka

aku masih terbata

menunggu seseorang

menunggu datangnya dewi jingga

bahkan mataku pun menanti

hingga dia bisa beristirahat bersama sang bintang




Kamis, 10 Juli 2014

Sudah Cukup dengan Ini Semua

google.com

sudah cukup dengan ini semua
anak bangsa saling hujat tanpa rasa
peduli setan dengan bisikan agama
bagi mereka, rakyat hanya kepentingan sementara

sudah cukup dengan ini semua
perang itu sudah tak perlu dibela
mengapa kita tetap sinis pada tetangga
ketika datang saatnya merangkul walau berbeda

tenangkan dirimu kawan satu nusa
berpikir sejenak dengan lapang dada
ibu pertiwi sudah cukup menderita
jangan tambah sakitnya dengan bara

lupakah engkau pendukung calon penguasa…
atau engkau pura-pura lupa
berjalan angkuh dengan topeng rupa
seolah tak peduli keutuhan bangsa

kawan…, bukankah kita sudah berjanji bersama-sama
siapapun yang nanti akan menjadi raja
kita akan duduk berdampingan bersamanya
demi menjaga tanah kita tercinta

kawan…, aku mohon dengan hati terbuka
jangan biarkan kebutaan menghancurkan kita
cukup sudah kawan, dengan ini semua
mari kita dukung raja baru dengan gembira
demi masa depan bangsa yang lebih sejahtera

Sabtu, 05 Juli 2014

Penaku

tinta hitamku menggores dada penguasa

menikam jantung, merobek hati

menggetarkan kursi-kursi surga

mengganggu tidur para raja

rangkaian lidahku mengumbar setiap makna

mematahkan setiap argumen busuk

membakar kepalsuan para penindas

merajam setiap pengkhianat

tinta hitamku menjerit tanpa henti

mengawasi derap langkah peraih amanat

saat mereka meniti titian keadilan

saat mereka menyisir dinding neraka

saat mereka melupakan majikan mereka

yang mengangkat mereka ditengah kerumunan

penaku, lebih tajam dari peluru

mereka tahu itu




Syair Sang Penari

lukaku terbenam

membusuk di perapian

asap membubung kelangit hitam

menghapus cahaya pagi hari

wajahku menerawang meneliti

mulutku berirama memaksa burung langit

ragaku bergetar , menggoyang setiap sendi

berputar, berputar, dan berputar

memeluk angin yang berhembus

menembus batas gravitasi

mencekam dunia lewat tari






Rabu, 25 Juni 2014

Jangan Menyerah

pernah satu masa dalam hidupmu
kau bertekad untuk berjuang hingga akhir
semangat, tekad, apapun kau lakukan
untuk mengubah mimpimu jadi kenyataan

mimpi, telah kau teguhkan dalam hati
emosi, kau bakar dengan visi dan misi
pencaci, coba kau bungkam dengan aksi
semuanya, untuk kesuksesan yang kau cari

namun, waktu demi waktu telah berlalu
jalan yang kau tempuh masih belum nampakkan hasil
wujud mimpimu masih tertanam dalam ilusi
suara tekadmu mulai surut dan sunyi

lelah, kau mulai berpikir untuk kalah
letih, luka mentalmu semakin bertambah parah
hei kawan, sebelum berhenti mengejar mimpi
dengarkan senandungku, ditemani secangkir kopi

*jangan menyerah, atas mimpi-mimpimu
jangan menyerah, atas khayalan itu
jangan menyerah, yakin bisa
jangan menyerah, hingga tuhan menjawab ya
atas mimpimu
tetap bertahan

kutahu ku akui jalanmu memang berat
penuh tantangan dan godaan yang mengancam
namun, ku yakin kau mampu bertahan
hingga akhirnya kau tahu makna setiap butir keringat yang kau tumpahkan

never give up
camkan tekad ini dalam dirimu
never give up
jangan biarkan putus asa menghentikanmu
kau adalah pemenang bukan pecundang
kau adalah legenda yang tak ternilai harganya

kau jatuh, kau bangun
terhempas, kau balas
tersandung, kau bangkit
terbentur, kau dobrak

bakar semangatmu kawan, tanpa batas

hingga mimpimu akhirnya berbalas

Senin, 31 Maret 2014

Pantaskah...?

pelan anak itu menyeret langkah

mencari sesuap benda buangan

kulihat dia tak sendiri, bertiga

memikul tas karung goni

hatiku terpukul..., malu

mereka berkeringat, aku menadahkan tangan

mereka berpayung hujan, aku berpayung selimut

mereka terlelap letih, aku terlelap malas

mataku tertunduk..., merenung

apa kabarnya rasa syukur...?

Bandung 25 maret 2014

Sabtu, 29 Maret 2014

Bayang Pertempuran

raungan keserakahan mengguncang kesunyian

tatapan serakah menelanjangi negri-negri

desiran angin peluru seakan nyata

perang nista bersiap siaga

para jendral menyiapkan strategi

para prajurit menembak bayangan

para raja menghirup teh pagi

rakyat kecil sibuk mencari nasi

seolah tak tahu mimpi buruk yang menanti

BANG....!

duniaku menuju pemakaman  

Bandung 23 maret 2014

Jumat, 28 Maret 2014

Tekad Jiwa

menyerah bukanlah pilihan bagiku

karena aku adalah aku

aku tidak akan berhenti dan berbalik

hingga takdir tuhan berbicara

tunduk, aku tidak akan pernah tunduk 

pada jiwa yang lemah

pada jiwa yang malas

pada jiwa yang takut akan kepedihan

jalan terbentang berbatu berduri

tidaklah akukan melarikan diri

tebing tinggi tanpa pijakan

tidaklah ku diam terpaku membisu

tantangan adalah senyuman hidup

pemanis setiap adonan kue kesuksesan

tanpanya hidup adlah cerita yang membosankan

Bandung 21 maret 2014

Rabu, 19 Maret 2014

Peduli Apa

cinta ....

rindu....

buat apa cinta jika luka

buat apa rindu jika semu

buat apa aku jatuh padamu

jika kamu diam tak menyadari

aku rindu,teriakku

aku cinta,bisikku

aku ingin bertemu, batinku

tak berguna

kau tak pernah tahu

tapi, peduliku apa

rasa ini tetap untukmu
bandung, 19 maret 2014 

Senin, 17 Maret 2014

Bagiku Kamu


hatiku berkata perih, saat kau jauh dari sisinya

malamku terasa hampa, saat bulan tak lagi ada

hidupku terasa sunyi, saat melodi hatiku terhenti

bagiku kamu

 bidadari terindah yang pernah ada

bagiku kamu

melodi terindah yang pernah ku dengar

bagiku kamu

syair terindah untuk diri ini

bagiku kamu

pilihan hati ini

aku rindu kamu...