Tampilkan postingan dengan label motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label motivasi. Tampilkan semua postingan

Senin, 11 Agustus 2014

Saran Buat Mahasiswa Baru

kamuitubeda.wordpress.com
Aku sudah menjalani apa yang namanya kehidupan kampus selama 1 tahun. Artinya walaupun cuma satu tahun, sedikit banyaknya aku tahu kehidupan kampus yang katanya tempat orang-orang berintelektual tinggi itu gimana. Nah, walaupun tidak terlalu banyak aku akan memberikan saran kepada teman-teman mahasiswa dan mahasiswi apa yang sebaiknya di lakukan oleh teman-teman semua saat berada di lingkungan kampus nanti.

1. Cari teman sebanyak-banyaknya.
Ini merupakan hal yang  penting, terutama bagi mahasiswa perantauan. Karena dengan banyak teman, maka ancaman kelaparan di akhir bulan akan semakin berkurang. Tapi, yang paling penting adalah dengan banyaknya teman, pengalaman yang akan di miliki akan semakin beragam. Sehingga, ilmu yang kita dapatkan tidak hanya cuma berasal dari kelas doang, tapi juga dari pengalaman teman kita yang memiliki latar dan pengetahuan yang berbeda. Saya pernah ngobrol dengan seorang senior yang saya merasa mengobrol dengannya satu jam saja kayak udah mendapatkan pelajaran selama satu tahun berdasarkan pengalaman yang hidup yang dia ceritakan.

2. Aktif Berorganisasi.
Kalau yang ini tidak perlu di tanyakan lagi. Bagi yang sudah ikut organisasi di masa putih abu-abunya pasti tahu apa mamfaat dari organisasi ini. Mamfaat yang paling besar selain, mendapatkan teman baru, kita belajar bagaimana kita bekerja sebagai sebuah tim. Kita belajar untuk bekerjasama dengan orang yang mempunyai sifat dan latar belakang berbeda. Yang mana kemampuan ini bakalan sangat berguna nanti di dunia kerja. Selain itu, aktif berorganisasi juga merupakan poin tambah bagi yang pengen mendapatkan beasiswa.

3. Berani Mengeluarkan Pendapat.
Dalam pembelajaran ini yang paling penting. Karena kebanyakan dosen lebih senang menyuruh mahasiswanya untuk mempresentasikan apa yang akan di pelajari di bandingkan dosen itu sendiri yang melakukannya. Jadi, keaktifan dalam diskusi sangat menentukan nilai yang akan di berikan oleh dosen. Biasanya orang yang rajin bertanya, mengutarakan pendapatnya, bakalan mendapatkan nilai A meskipun mungkin nilai ujian tulisnya biasa-biasa aja.

4. Pintar mengatur waktu.
Bagi mahasiswa yang aktif, kemampuan mengatur waktu sangat di perlukan dalam rimba raya perkuliahan. Karena biasanya, kalau kita terlibat dalam kepengurusan inti sebuah organisasi, ada masanya kita harus absen di kelas. Padahal absen sangat berpengaruh sekitar 20% dari nilai yang akan di berikan dosen.

5. Perbarui Niat.
Ini yang paling penting, ketika awal-awal kuliah keinginan sebagian besar mahasiswa pasti menggebu-gebu untuk memberikan yang terbaik. Tapi, di tengah perjalanan rasa jenuh, capek dan sebagainya pasti akan muncul menggerus semangat tersebut. Untuk menghadapi hal ini, ingat kembali kenapa teman-teman kuliah. Apakah itu pengen dapat pekerjaan yang layak, ingin membahagiakana orang tua, pengen dapat ilmu yang nggak bisa di dapetin kalau nggak di bangku kuliah. Apapun alasan teman-teman, jadikan itu sebagai cambuk untuk tetap bertahan, sehingga label mahasiswa abadi tidak di lekatkan kepada teman-teman.
Tapi, kalau pada awalnya udah nggak tahu kenapa kuliah, atau niat kuliahnya cuma pengen sekedar kuliah aja. Maka, carilah alasan yang kuat agar uang yang orangtua habiskan tidak terbuang sia-sia.

Demikianlah sekelumit saran yang bisa aku berikan sebagai mahasiswa yang baru satu tahun menjalani kehidupan kuliah. Semoga bermamfaat bagi kita semua.

Selasa, 18 Maret 2014

Malin,Kucing Gue

Gue punya seekor kucing,dia berasal dari keluarga baik-baik. Contohnya pas waktu dia mau maling ikan koi kesayangan nyokap,dia minta izin dulu ke gue.
Dia bilang“meong...”
Gue jawab “silahkan”
Setelah makan dia bahkan ikut membantu gue nyuciin piring. Iya...,gue ngaku gue yang maling jemuran tetangga kemarin. Apa hubungannya dengan kucing gue...?,hmm...,kucing gue tukang tadahnya.
Nama kucing gue Malin,singkatan dari”Maling Keindahan”, soalnya dia suka sama keindahan. Makanya pas dia ngelihat jemuran kolor tetangga yang berwarna hitam dia langsung menghubungi gue untuk perbaikan gizi buruk. Iya...,gue ngaku ...,gue emang makan 3 kali sehari plus ngemil gabus 5 kilogram.
Malin bertemu dengan gue saat dia berusia 3 bulan. saat itu gue sedang enak-enakan makan, tiba-tiba dia datang dengan mata yang mengundang nafsu. karena iba, gue memungutnya, setelah beberapa bulan gue tahu kalau kucing gue ini ternyata kucing mesum.
Namun meski begitu-suka mengintip kucing betina mandi-gue salut sama kucing gue yang satu ini. Waktu gue sedang mandi bareng sambil ngisap baygon, Malin menutup matanya dan membuka mulutnya sambil komat kamit. Pas gue nanya kenapa...?,dengan pandangan menjijikkan dia menjawab
“Lo,bukan muhrim gue...”
Benar-benar luarbiasa kucing gue yang satu ini.dia pantas dihadiahi medali sea games sebagai kucing ter alim seasia tenggara.
Namun ,ada satu masalah dengan kucing gue yang satu ini.Yang namanya kucing tentu dia bermusuhan dengan anjing. Pada saat itulah gue tahu kalau kucing gue ini alien yang sedang ikut konservasi alam yang berkerjasama dengan tenaga medis dari kepolisian Republik Indonesia. Gue bangga kucing gue pernah dipeluk sama Nikita Willy.
#gue kapan yah....?
Seingat gue awal permusuhan anjing sama kucing ini berhubungan dengan sayap burung dan pilkada. Kisahnya dimulai saat gue masih kecil,gue heran kenapa burung itu bisa punya sayap,padahal mereka tidak pernah ikut sekolah penerbangan. Jadi gue menduga kalau surat izin penerbangan mereka itu illegal,hasil konspirasi kuda nil dengan jerapah. Pada saat burung mendapatkan sayap,herannya anjing sama sekali tidak protes. Setelah diselidiki oleh kucing berpangkat letnan 1 dari pihak KPK(Komisi Penangkap Kolor),terdapat bukti yang menunjukkkan kalau anjing melakukan penyogokan alias serangan fajar terhadap segerombolan buaya yang sedang berjemur. Semenjak itulah hubungan anjing dan kucing merenggang.
Terakhir kali gue melihat lihat mereka temenan sih,waktu gue lihat mereka lagi ngerokok bareng sambil minum kopi di warungnya bu ayam. Saat itu mereka berdua sedang asyik melihat film yang judulnya kalau tidak salah “ayam yang ditukar...”
demikianlah sedikit informasi awal tentang kucing gue yang alim yang bisa gue berikan, informasi selanjutnya menyusul.